PBD- Journallpapu.com. Ferry Onim Ketua FORKOM IMEKKO PBD mendesak Pemda Sorong Selatan agar transparan terkait hadirnya 55 Excavator yang masuk di wilayah adat Imekko." Onim menduga kalau ini bagian dari politik balas budi yang hanya mengorbankan Hutan masyarakat adat Imekko.
Onim juga memperjelas hadirnya mendagri di Provinsi Papua Barat Daya (PBD) hanya ingin Memastikan 55 Excavator di wilayah Imekko jelasnya Aman di kabupaten Sorong Selatan. Hal ini dapat menutup mata Masyarakat adat Imekko bahwa sedikit lagi akan ada hal buruk atau penindasan kepada masyarakat, terkai bagaiman para cukong akan menguasai hutan secara brutal.
Hal demikian kritik salah satu Aktivis dan tidak lain adalah Ketua FORKOM IMEKKO PBD menyoroti fungis pengawasan DPR sorong Selatan Hingga saat ini tidak ada suara, untuk Menyuarakan Persoalan Masyarakat adat di Wilayah Imekko.
Forkom Imekko mendesak DPR Sorsel dapil Imekko dimana suara kalian, Rakyat Imekko memberikan suara bukan untuk diam di kursi empuk dan tidak hanya melihat ancaman yang datang kepada masyarakat adat.
Harusnya peran anggota DPR Sorsel untuk masyarakat harus lebih perdalam karena jika tidak ada suaranya dewan, bagaimana wilayah ini sejahtra dan jauh dari bencana yang akan mengancam hutan dan satwa.
Jelas- terlihat puluhan alat berat yang datang di wilayah imekko akan mengancam hal yang buruk, untuk hutan adat dan dapat merusak semua ekosistem yang ada serta kedepan akan ada bencana besar kedepan hari jika tidak di cega dari sekarang.
Demikina suara kami jika perwakilan rakyat hari ini, tidak punya kemampuan menghadapi hal ini kedepan masyarakat akan lebih jauh berpikir untuk memilih wakil rakyat jangan asal Pilih DPR, namun tidak berfungsi apa" buat Masyarakat. hal ini menjdi perhatian Untuk Masyarakat adat Imekko maupun Kabupaten Sorong Selatan Tegas Ferry Onim.



