PBD- Journallpapua.com.Ketua Investigasi Baim HAM RI mendesak Kapolda Papua Barat segera tutup togel yang diduga Goncengi Kepentingan oknum oknum Anggota untuk Melancarkan Bisnis Ilegal di atas tanah Papua.
Secara terperinci pendapatan hasil Judi online Togel satu hari mencapai Lima Ratus Juta. Dari semua lapak penjualan Togel yang ada di kota Sorong, dan yang di luar kota Sorong seperti di Provinsi PBD.
Di ketahui bahwa putaran bola judi online Togel seperti pemasukan Hongkong,Jepang Sikni, dan beberapa putaran Bola lainnya, itu secara terpisah memberikan pemasukan yang besar mencapai Milyaran Rupiah dalam satu bulan.
Ketika diketahui diduga dibekap oleh pihak keamanan, otomatis pajak paling besar ada di pihak keamanan. Karena barang terlarang ini menjadi bisnis pemasukan mereka.
saat ini pihak APH sendiri berpura pura tidak tau apa apa, namun ketika hasi investigasi, bahwa Mereka bagian dari Aktor yang membekap bisnis Ilegal judi togel ini.
Onim mendesak Kapolri RI copot kapolda, Kapolresta di Wilayah Provinsi PBD. Karena dugaan diam dan ikut terlibat mengamankan bisnis Judi Togel di Provinsi PBD.
Lebih jauh onim sampaikan, secara terang menerang lapak Judi Togel dibuka dan di depan Mata semua masyarakat PBD lapak penjualan togel tersebut terliat di tempat tempat umum.
mirisnya Penegak Hukum melihat penjualan togel hanya seperti memakai kacamata Kuda, lihat kedepan tidak liat kiri kanan, dugaan pastinya ada pembiaran dan Bungkam, atau pura- pura buta.
Dari hasil bekapan tersebut diduga menjadi hasil tambahan pendapatan APH, artinya pendapatannya Dobel. Upaya yang negara Bayar dan juga upaya yang di dapatkan dari Bisnis Ilegal." Ucap Onim.
Dengan mudah di tanah papua menjadi sarang Judi haram, itu karena dibekap langsung oleh APH Polda Papua Barat Daya Dan Polresta serta polres,
Dengan tegas para Hukum menolong sistem ini dengan mudah diterapkan di atas tanah Papua, Palaku dibiarkan serta tidak ditangkap dan tidak diadili, lihat oknum sudah tau jelas siapa di balik usaha haram togel adalah RIKO tapi pihak APH hanya diam, duggan takut untuk melakukan penangkapan terhadap nya. ada apa ?? Apa benar RIKO diduga di piara agar hasil pendapatan haram membengkak,? Dan RIKO kebal Hukum, "Ungkap Onim
Terlalu banyak Pelanggaran HAM yang belum selesai, namun oknum berpangkat terindikasi berperan dengan mudah, dan Menambah, membuka atau membekap Perbuatan HAM yang baru terus Menerus.
Kapolri harus lebih tajam mendesak kapolda dan Kapolresta yang mendukung Visi Misi Untuk membrantas kejahatan bisinis Ilegal di atas Tanah Papua.
Perlu diketahui bahwa Judi Togel tersebut menghasilkan puluhan Milyar, bagi Para Pemegang aturan dan Kewenangan, artinya disini diduga hanya memanfaatkan diri sendiri dan mengorbankan masyrakat kecil dengan aturan hukum
Seakan akan Hukum itu kusus untuk orang kecil yang tidak punya kekuasaan, sedangkan Mereka yang mengendalikan Hukum ini Bebas berbisnis Ilegal mengunakan Hukum ini sendiri. Pada pasal 303 sangat jelas. Namun Pasal 303 hanya selembar Kertas saja. Implementasinya tetap aman dan jalan. tegas Onim
Anak buah Pimpinan awasi Judi Togel dan Barang Ilegal. Dan dugaan Bosnya menunggu tiap bulan ada pemasukan dalam bentuk pajak hasil bisnis Ilegal."Ungkap onim
Makanya masalah Hukum di Papua Barat Daya, tidak tuntas karena para okum- okum Penegak Hukum juga ikut bermain Ilegal.
Kami akan gerakan aktivis masyarakat adat lansung datang di setiap lapak jualan togel dan Printahkan tutup. Ini jelas jelasnya terlalu bikin kotor di tanah Papua, dengan bisnis Ilegal seperti ini ,"Tegas Onim.



