Warinussy: Terkait Kematian Yanto Idorway tidak Wajar, Diduga Berkaitan dengan Profesi Sebagai Jurnalis TVRI Provinsi Papua Barat


Dokumentasi Foto 

Papua Barat- Transisinews. com. ebagai Kuasa Hukum Yan Christian Warinussy menyapaikan bahwa Keluarga korban, mantan Presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway Pada Rabu 29 Juli 2026 elah menandatangani persetujuan penyerahan ijin kepada Penyidik Polres Pegunungan Arfak memeriksa hand phone milik korban bagi kepentingan penegakan hukum


Surat tersebut diantar langsung oleh Kasat Reskrim Polres Pegunungan Arfak dan sekitar 6 (enam) orang anggotanya ke area Pengadilan Negeri Manokwari Kelas I A. Di samping Ruan Sidang Sari, surat tersebut setelah dibaca oleh Kuasa Hukum Keluarga Idorway Advokat Yan Christian Warinussy. Selanjutnya ditanda tangani oleh salah satu keluarga korban." Katanya


Lebih jauh Warinussy menuturkan, Kami berharap dengan penyerahan hp korban akan dapat membantu pengungkapan kebenaran di balik peristiwa nahas yang menimpa diri almarhum Yanto Idorway. Sesungguhnya keluarga menduga keras korban telah mengalami kekerasan fisik oleh terduga pelaku di tempat lain sebelum jenasahnya ditemukan Senin (27/7) pukul 11:00 wit di air terjun Memti. 


Kami menduga keras, tubuh korban mengalami kondisi mengenaskan akibat dianiaya. Bahkan kematian sia-sia korban Yanto Idorway diduga keras berkaitan erat dengan profesinya sebagai jurnalis dan presenter TVRI Provinsi Papua Barat." ujar Warinussy


Karena itu, kami memohon dengan rendah hati agar Kapolda Papua Barat Irjen Polisi Alfred Papare mengambil alih penyelidikan dan sekaligus memfokuskan pemeriksaan pro Justitia terhadap saksi Desty Marska Tenu dan Petra Timotius Pattipeilohy serta seorang oknum anggota Polri bersama anaknya yang diinformasikan sempat bertemu korban dan kedua saksi pada saat hendak menuju lokasi air terjun Memti


"Kami juga mendesak Kapolda Papua Barat untuk melacak keberadaan akun medsos bernama Mr.Brown Heici yang sempat memposting gambar atau foto korban dan rekannya di kawasan dekat lokasi air terjun Memti. Kami kan mengkawal segenap proses otopsi yang diharapkan berlangsung Kamis (30/7) serta proses penyelidikan atas kematian sia-sia korban Yanto Idorway.


Keluarga Korban juga sangat berharap proses pemeriksaan dan penelusuran terhadap handphone korban dapat melibatkan ahli digital forensik yang berkompeten." Ucap Warinussy

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Terima kasih telah berkunjung di portal Berita kami.. Semoga anda senang!!