Diduga Mafia Tambang Emas Di Palu, Hi Puddin Menguasai PETI di Manokwari Sebagai Pemodal dan Pemilik Belasan Excavator.



Papua Barat -MMcnews.my.id. Pertambangan emas ilegal di kabupaten Manokwari terus menimbulkan kontroversi dari semua elemen masyarakat, dan diduga melibatkan semua pihak untuk melindungi para mafia, Dugaan dari  pemerintahan daerah, gubernur, Bupati. serta TNI - Polri, terindikasi misi ilegal PETI menjadi salah satu lahan serta kepentingan pribadi.

Demikian tambang ilegal yang masih saja beraktivitas  di wilayah Wasirawi dan kali Warior, jelasnya mengakibatkan dampak banjir bandang yang menghantam kabupaten Manokwari dan sekitarnya beberapa waktu lalu.

Akibat dampak tersebut alat  berat Excavator terpantau menggaruk hutan dan sungai hingga menimbulkan kerusakan yang begitu serius, merusak ekosistem dan pencemaran lingkungan sampai - samapi Mengakibatkan banjir bandang.

Air sungai sebelumnya terlihat jernih kini berubah keruh akibat tinggi sedimentasi, sementara aliran air tersebut mengalami perubahan yang berpotensi merusak ekosistem sungai dan wilayah di sekitarnya hingga ke seluruh kabupaten Manokwari.

Hujan deras yang melanda kabupaten Manokwari. Papua Barat, dari tanggal 7 hingga 9 April 2026 mengakibatkan banjir bandang berserta Lumpur, hasil kiriman dari wilayah pertambangan emas ilegal.

Ini menjadi sorotan publik bahwa tambang emas ilegal di Papua Barat, dapat diduga Kabal hukum, dan jelasnya bahwa dugaan ada pembiaran dari pihak pemerintah serta APH yang ada di wilayah tersebut.

Dalam pantauan tim awak media sampai saat ini lokasi tambang emas Ilegal di wilayah Wasirawi dan kali Warior dan masni masih tetap beraktivitas seperti biasa, sadisnya," alat berat jenis Excavator yang ada di titik lokasi tersebut terpantau sekitar 200 yunit,

Terindikasi bos Hi. Puddin diduga di bekap oleh Petinggi - petinggi yang Ada di mabes polri. Maka dari itu setiap berkegiatan di daerah manapun, Hi Puddin tidak perna ada rasa takut sedikit pun menghadapi APH.

Rekam jejak Hi pudin perna masuk wilayah Palu dan menjadi pemodal paling hebat dan terkuat, dengan aliran dana puluhan Miliyar untuk melakukan pekerjaan usaha tambang emas ilegal, dan mempunyai puluhan Alat Berat Excavator. 

Ironisnya oknum Pemodal, H. Puddin dan Kordinator irwan perna mengusai palu, hingga keduanya menjadi target dari pihak GAKKUM SULAWESI.

"Dan Akhirnya oprator serta Alat Beratnya di tangkap oleh Pihak Gakkum Kehutanan Sulawesi, terkait Pertambangan emas ilegal di wilayah Sipayo Parimo, melakuka Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Sementara bos oprator dan pemilik Alat berat yang tidak lain adalah Hi.Puddin, melarikan diri dan menghindari dari kejaran Gakkum, hingga kelihatan sudah berada di tambang emas ilega Manokwari menjadi Pemodal dan pemilik Blasan Alat Berat jenis Excavator. 

tapi sangat disayangkan bahwa terduga bos pemodal adalah H. Puddin, pun tidak perna tersentuh hukum dari HPH Polda Papua Barat dan Polresta Manokwari. 

setiap melakukan penyisiran hanya nama- nama penambang yang muncul di publik, artinya diduga  nama bos tersebut ini dilindungi.

Terindikasi bos H. Puddin dugaan Kebal Hukum dan Pihak APH dari Polda Papua Barat serta Polresta Manokwari  Dugaan melindungi atau bungkam.

Baca Juga
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Terima kasih telah berkunjung di portal Berita kami.. Semoga anda senang!!