Dengan ibukota di Teminabuan, kabupaten ini memiliki karakteristik geografis yang unik serta potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya di sektor perikanan dan kehutanan.
Secara administratif, Sorong Selatan dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002. Wilayah ini memiliki peran penting sebagai penghubung antara daerah pesisir dan pegunungan di Papua Barat Daya.
Wilayah Sorong Selatan didominasi oleh perairan sungai dan hutan mangrove yang luas. Suku asli yang mendiami wilayah ini antara lain suku Tehit, Imekko, dan Sawiat.
Selain sagu sebagai komoditas utama, Sorong Selatan juga kaya akan hasil laut seperti udang dan kepiting yang menjadi andalan daerah.
Daftar Bupati Sorong Selatan
Sejak resmi berdiri, kepemimpinan di Sorong Selatan telah berganti dari masa penjabat hingga bupati definitif yang dipilih secara demokratis.
Berikut adalah daftar pemimpin yang pernah menakhodai Kabupaten Sorong Selatan:
1.Otto Ihalauw
Partai Golkar
Masa jabatan pertama : 15 November 2005 - 15 November 2010
Wakil Bupati : Herman Tom Dedaida
Masa jabatan kedua : 15 November 2010 - 15 November 2015
Wakil Bupati : Samsudin Anggiluli
2.Samsudin Anggiluli
PDI Perjuangan
Masa jabatan pertama : 24 Maret 2016 -24 Maret 2021
Wakil Bupati : Martinus Salamuk
Masa jabatan kedua : 26 April 2021 - 20 Februari 2025
Wakil Bupati : Alfons Sesa
3.Petronela Krenak
PDI Perjuangan
Masa jabatan : 20 Februari 2025- sekarang
Wakil Bupati : Yohan Bodory.
Penulis : Onim
Editor : Jemmy



